BAB 2 ANALISIS DATA LANJUTAN
1.
Pengertian Aplikasi Himpunan Data
Terstruktur
Perangkat lunak atau sistem yang digunakan untuk menyimpan,
mengatur, mengolah, serta menampilkan data dalam format yang terorganisir
dengan baik. Data terstruktur biasanya disusun dalam bentuk tabel yang terdiri
dari baris dan kolom. Aplikasi untuk himpunan data terstruktur sangat
bervariasi dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pengguna. Berikut
beberapa contoh aplikasi yang umum digunakan untuk mengelolaa himpunan data
terstruktur.
A.
Microsoft excel: Salah satu aplikasi spreadsheet
paling popular yang digunakan untuk mengelola, menganalisis dan
memvisualisasikan data terstruktur dalam bentuk tabel. Excel menyediakan
berbagai fungsi dan fitur untuk melakikan operasi dasar hingga kompleks pada
data.
Fungsi utamanya:
- Mengolah
data numerik dan teks.
- Membuat
tabel, grafik, dan laporan.
- Melakukan
perhitungan otomatis menggunakan rumus.
- Mendukung
analisis data dengan fitur Pivot Table, Filter, hingga Add-in seperti
Solver.
Keunggulan Excel adalah antarmuka yang mudah dipahami,
kompatibel dengan banyak sistem, serta fleksibel digunakan mulai dari tugas
sederhana hingga analisis yang lebih kompleks.
B.
Google sheet: versi web-based dari aplikasi
spreadsheet yang mirip dengan excel. Goole sheets memungkinkan pengguna untuk
membuat, mengedit, dan berbagi dokumen spreadsheet secara online serta
melakukan kolaborasi secara real-time dengan anggota tim.
Manfaat utamanya:
- Gratis
digunakan.
- Bisa
diakses dari perangkat apa pun selama terkoneksi internet.
- Memudahkan
kerja tim.
- Mendukung
integrasi dengan aplikasi Google lainnya seperti Google Forms dan Google
Data Studio.
C.
Airtable: platfrom pengelolaan basis data yang memungkinkan pengguna untuk mebuat dan
mengelola data terstruktur dalam bentuk tabel. Airtable memiliki antarmuka yang
intuitif dan menyediakan berbagai jenis field untuk menyimpan data, seperti,
teks, gambar, dan lain-lain.
Fitur unggulannya
antara lain:
- Tampilan
data bisa berupa tabel, kalender, galeri, atau kanban.
- Mendukung
relasi antar tabel (seperti di database).
- Bisa
dihubungkan dengan berbagai aplikasi lain melalui API.
- Cocok
untuk mengelola proyek, inventaris, atau basis data penelitian.
Dengan kata lain, Airtable menggabungkan kesederhanaan
spreadsheet dengan kekuatan database relasional.
D.
MySQL: system manajemen basis data (DBMS) yang
sering digunakan untuk menyimpan dan mengelola data terstruktur dalam basis
data relasional. MySQL cocok digunakan untuk aplikasi web dan mobile dan
kinerja tinggi.
Keunggulan MySQL:
- Open
source dan gratis.
- Mendukung
volume data yang sangat besar.
- Digunakan
secara luas sehingga dokumentasi dan komunitasnya besar.
- Cepat,
aman, dan teruji.
Contoh penggunaan: menyimpan data pengguna dalam aplikasi
online, mencatat transaksi toko online, atau mengelola data mahasiswa di
universitas.
E.
MongoDB: DBMS yang menggunakan model
dokumen untuk menyimpan data sehingga
cocok digunakan untuk mengelola data terstruktur yang kompleks dan bervariasi.
MongoDB sering digunakan untuk aplikasi web dan mobile yang membutuhkan
flesibilitas dalam penyimpanan data.
Kelebihan MongoDB:
- Cocok
untuk data yang tidak terstruktur atau semi-terstruktur.
- Skalabilitas
tinggi (mudah diperluas).
- Fleksibel
karena tidak harus membuat skema tabel yang kaku.
Biasanya digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan kecepatan
tinggi, seperti media sosial, analisis big data, atau aplikasi mobile dengan
data yang beragam.
F.
SQLite: DBMS ringan yang menggunakan basis data
local untuk menyimpan data testruktur. SQLite cocok digunakan untuk aplikasi
desktop dan mobile yang membutuhkan penyimpanan data local tanpa memerlukan
konfigurasi server.
Kelebihan SQLite:
- Ringan
dan mudah digunakan.
- Tidak
memerlukan instalasi server.
- Cocok
untuk aplikasi kecil hingga menengah, terutama aplikasi mobile.
Contoh: aplikasi catatan di smartphone sering menggunakan
SQLite untuk menyimpan data pengguna.
G.
PostgreSQL: DBMS open-source yang kuat dan andal
untuk menyimpan dan mengelola data terstruktur. PostgreSQL mendukung berbagai
fitur seperti dukungan untuk tipe data kustom, indeks, dan fungsi.
Kelebihan PostgreSQL:
·
Mendukung data kompleks dan relasi yang rumit.
·
Memiliki tingkat keamanan dan konsistensi data
tinggi.
·
Mendukung pemrosesan query berskala besar.
PostgreSQL sering dipilih untuk aplikasi perusahaan, analisis data, dan sistem
yang membutuhkan integritas data tinggi.
Tujuan utama aplikasi himpunan
data terstruktur adalah:
- Mempermudah
pencarian dan pengelolaan data.
- Mengurangi
kesalahan manusia dalam perhitungan.
- Menyediakan
informasi yang cepat dan akurat.
- Membantu
proses analisis untuk pengambilan keputusan.
2.
Impor Data
Proses mengambil atau memuat data dari berbagai sumber
eksternal ke dalam lembar kerja excel untuk dianalisis atau diproses lebih
lanjut.
a.
Mengimpor file
Microsoft Excel memiliki kemampuan untuk mengimpor berbagai
jenis file data yang berbeda.
1) File Spreadsheet
Excel dapat mengimpor file spreadsheet yang dibuat
menggunakan aplikasi spreadsheet lainnya seperti google sheets, open office
calc, atau file dalam format Microsoft excel (.xlsx, .xls, .xlsb, .xlsm).
File google sheet adalah file spreadsheet yang dibuat dan
disimpan menggunakan layanan google sheet, yang merupakan bagian dari google
workspace. Google sheet merupakan aplikasi spreadsheet berbasis web yang
memungkinkan pengguna untuk membuat, mengedit, dan berbagi soreadsheet secara
online, dan bisa di impor oleh spreadsheet itu sendiri.
2) File Teks
Excel mendukung impor file teks yang terstruktur seperti
file CSV (Comma-Separated Values) atau file teks dengan pemisah nilai kustom.
File ini sering digunakan untuk menyimpan data tabel ]dalam format sederhana
yang dapat dibaca oleh excel. File CSV adalah jenis file teks yang berisi data
yang dipisahkan oleh koma atau tatanda pemisah lainnya, serti titik koma atau
tab. Setiap baris dalam file CSV mewakili satu rekaman atau entri data, dan
setiap nilai dalam baris tersebut di pisahkan oleh tanda pemisah.
3) File XML
Excel dapat mengimpor file XML (Extensible Mark Language)
yang digunakan untuk menyimpan data dalam format struktur yang terstruktur. Ini
berguna Ketika kalian perlu mengimpor data dari sumber yang menggunakan format
XML, seperti database atau aplikasi web. File XML adalah format file teks yang
digunakan untuk menyimpan dan mengorganisir data dalam bentuk yang terstruktur.
XML menggunakan tag-tag yang dikelilingi oleh tanda kurung sudut (<>)
untuk mendefinisikan struktur dan konten dari data.
b.
Mengimpor Database
Database adalah sebuah Kumpulan data yang terstruktur dan
disusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan untuk penyimpanan, pengaturan, dan pengambilan
data dengan efisien. Database menyediakan cara menyimpan informasi dalam bentuk
yang terorganisir, yang kemudian dapat diakses, diperbarui, dan dikelola oleh
pengguna atau aplikasi yang berbeda.
Dalam Microsoft Excel, database dapat dibuat menggunakan
fitur spreadsheet yang disediakan. Meskipun Excel lebih sering digunakan untuk
analisis data dan pengolahan spreadsheet daripada untuk database yang sangat
besar dan kompleks, tetapi masih memungkinkan untuk membuat database sederhana
di dalamnya.
3.
Organisasi Data dan Caranya
Organisir data dalam Microsoft excel mengacu pada proses
Menyusun, mengelompokkan, dan mengatur data dalam lembar kerja agar mudah
dibaca, dipahami, dan diakses.
Cara mengorganisir data dalam bentuk tabel di Microsoft
Excel:
a.
Beri judul pada kolom
Tambahkan judul pada setiap kolom untuk
menjelaskan jenis data yang terdapat dalam kolom tersebut. Letakkan judul di
baris pertama di bawah header.
b.
Isi data
Isikan data ke dalam kolom yang sesuai di
bawah judul kolom.
c.
Format data
Sesuaikan format data agar mudah di baca.
Misalnya, format angka decimal, formst tanggal, atau format mata uang.
d.
Atur format
Setelah memilih kategori format yang
sesuai, kalian dapat memilih format spesifik yang di inginkan dari daftar opsi
yang tesedia.
e.
Pratinjau dan Terapkan
Setelah memilih format yang diinginkan,
kalian dapat melihat pratinjau hasilnya dibagian kanan jendela Format Cells.
4.
Pengertian Data Cleansing
Proses identifikasi, perbaikan, dan penghapusan atau
penyesuaian data yang tidak akurat, tidak lengkap, tidak relevan, atau
terduplikasi dalam suatu basis data. Tujuan utama dari data cleansing adlah
untuk meningkatkan kualitas data sehingga dapat dipercaya dan digunakan dengan
efektif dalam proses pengambilan Keputusan atau analisis. Beberapa Teknik umum
yang digunakan untuk melakukan data cleansing dalam excel.
A.
Filtering: kalian dapat menggunakan fitur
filter excel untuk menampilkan hanya data yang memenuhi kriteria tertentu,
sehingga memungkinkan kalian untuk denagn mudah mengidentifikasi dan menghapus
data yang tidak diinginkan atau duplikat.
B.
Penggunaan fungsi: excel
menyediakan berbagai fungsi yang dapat di gunakan untuk membersihkan data,
seperti fungsi TEKST, LEFT, RIGHT dan LEN untuk memperbaiki format teks atau
angka, serta fungsi seperti TRIM untuk menghapus spasi ekstra.
C.
PivotTables: PivotTables dapat di gunakan
untuk menganalisis dan mengelompokkan data dengan cepat sehingga memudahkan
identifikasi data yang ridak konsisten atau duplikat.
D.
Find and Replace: fitur
“Find and Replace” memungkinkan kalian untuk mencari nilai tertentu dalam
lembar kerja dan menggantinya dengan nilai baru yang dapat digunakan untuk
mengoreksi kesalahan ketik atau mengganti data yang tidak sesuai.
E.
Validasi data: excel menyediakan
fitur validasi data yang memungkinkan kalian menerapkan aturan untuk memastikan
bahwa data yang dimasukkan ke dalam sel sesuai dengan kriteria tertentu.
F.
Penghapusan duplikat: excel
memiliki fitur bawaan untuk menghapus baris data yang duplikat, memungkinkan
kalian dengan mudah membersihkan data yang tidak diinginkan.
Dengan menggunakan kombinasi fitur-fitur ini dan
Teknik-teknik lainnya, pengguna excel dapat melakukan data cleansing secara
efektif untuk memastikan bahwa data dalam lembar kerja excel mereka bersih,
akurat, dan siap digunakan untuk analisis lebih lanjut atau keperluan lainnya.
5.
Pengertian Identifikasi Data
Proses mengenali, menemukan, dan mengumpulkan informasi atau
data uang relevan untuk suatu tujuan tertentu. Langkah ini merupakan tahap awal
dalam proses analisis data dan sangat penting untuk memastikan bahwa data yang
di gunakan adalah yang sesuai dan relevan dengan masalah atau pertanyaan yang ingin di pecahkan.
Contohnya dalam perusahaan:
- Data
pelanggan (nama, kontak, alamat).
- Data
transaksi (tanggal, jumlah, metode pembayaran).
- Data
produk (kode, jenis, harga).
Dengan identifikasi yang jelas, kita tahu jenis data apa
yang dimiliki dan bagaimana cara memanfaatkannya.
12. Data Keputusan
Data Keputusan, juga dikenal sebagai data pengambilan keputusan,
merujuk pada informasi atau data yang di gunakan untuk mendukung proses
pengambilan Keputusan. Data ini dapat berupa berbagai jenis informasi yang
relevan dengan Keputusan yang akan diambil, seperti data historis, data saat
ini, proyeksi masa depan, atau informasi tentang alternatif yang mungkin.
Wahhh baguss dan bermanfaatt sekali blognyaa
BalasHapusArtikel ini sangat bermanfaat!
BalasHapusmantap
BalasHapusblognya sangat inspiratif dan bermanfaat
BalasHapus